Tips Menerapkan Furniture Pada Ruangan Sederhana

TIPS MENERAPKAN FURNITUR KAYU JATI PADA RUANGAN SEDERHANA

Tentu kita tidak asing lagi dengan kayu jati, kayu yang menjadi salah satu primadona diantara para produsen furnitur ini memang telah tersohor karena beberapa kelebihannya diantara bahan jenis kayu lain. Salah satu diantaranya adalah keawetan dari kayu jati yang tahan terhadap jamur,parasit, dan cuaca ,membuatnya layak dilabeli best quality of wood . Hal ini disebabkan karena proses pengambilan kayu jati pada usia tertentu sehingga serat kayu yang dihasilkan benar-benar kokoh untuk menjadi sebuah produk furnitur yang layak menjadi pilihan pembeli.

Tetapi banyak orang memandang bahwa bahan kayu jati jika digunakan sebagai furnitur rumah yang sederhana cenderung berkesan berat dan terlalu mewah, sehingga menciptakan kesan timpang dan tidak selaras dengan keadaan rumah yang simpel . Tetapi tidak perlu khawatir ,desain minimalis yang akan diterpakan pada furnitur kayu mungkin bisa menjadi  salah alternatif untuk mendapatkan kesan sederhana dan elegan sekaligus mendapatkan furnitur yang berkualitas tinggi.Konsep minimalis pada umumnya lebih mementingkan fungsi serta penggunaan bahan.Ciri khasnya dapat dilihat hiasan profil dan jumlah lengkungan yang ada pada desain ini cenderung lebih sedikit.

Aplikasi furnitur kayu jati pada sebuah ruangan yang pertama kali harus diperhatikan adalah ukuran ruangan, tata ruangan , warna dominan , dan bahan pendamping pada furnitur yang ada.Ukuran ruangan misalnya harus benar-benar sesuai dengan karena mencegah adanya overload dalam penempatan furnitur sehingga kesan elegan dan simpel tidak dapat ditampilkan .Selain itu dengan memperhatikan ukuran ruangan juga bisa menghemat budget karena pembelian akan makin selektif seputar barang-barang furnitur jati apa saja yang benar-benar dibutuh dan juga bisa menyesuaikan barang furnitur pelekap yang akan ditata bersama furnitur utama.

Memperhatikan tata ruang menjadi hal kedua yang harus dilakukan hal ini bisa membuat penataan akan menjadi proporsional dan seimbang .Sebagaimana keluhan awal tadi yang berasumsi bahwa penggunaan kayu jati sebagi furnitur dianggap tidak simpel dan dan berat maka dengan memperhatikan tata ruang hal tersebut dapat diminimalisir .Hal ini bisa juga dilakukan pada saat rencana awal pembelian atau mungkin setelah datang pada toko  furnitur yang dituju dengan memilah

Hal ketiga yang mungkin harus diperhatikan adalah warna dominan yang akan kita sesuaikan antara furnitur yang dibeli dan ruang yang akan diaplikasikan.Hal ini bertujuan supaya tidak terjadi gap colour atau ketidakserasian warna.Misal dapat kita terapakan furnitur satu set meja makan yang berwarna coklat natural yang berfinishing melamin  dengan ruangan berwana coklat muda atau putih sehingga  mampu menghasikan  nuansa alam yang segar dan hangat .Selain –itu bisa juga bisa ditambah dengan hiasan langit-langit dari kayu dan adanya bunga dengan pot kayu menambah kesan sejuk didalamnya.

Hal terakhir yang harus menjadi pertimbangan adalah bahan tambahan pada furnitur kayu jati yang akan dibeli. Hal ini dapat kita kelompokkan menjadi bahan tambahan yang bersal dari logam ,serat ,kulit ,kaca, ataupun bahan lainnya. Untuk bahan logam alumunium dan besi menjadi hal umum yang digunakan untuk produsen dalam bahan tambahan jenis logam , kita bisa kembali memperhatikan pada warna yang dipakai lalu komposisi bahan tersebut dalam furnitur apabila hanya sebagai bagian pelengkap seperti tarikan meja atau lemari maka bisa digunakan pada semua jenis ruangan dan apabila digunakan menjadi salah satu bahan utama seperti kaki meja maka perlu dilihat kembali pada aspek warna dan keseuaian ruangan.

Pada bahan serat sebaiknya perlu diperhatikan pada asal serat tersebut apakah berasal dari serat alam atau buatan  yang digunakan  pada bahan tertentu biasanya bersifat rimpi sehingga akan mempengaruhi keawetan kayu.

Kulit sendiri biasanya digunakan sebagai alas duduk pada kursi , pada hal ini pertimbangan kita hanya pada warna dan percampurannya saja jika pada kulit hewan karena untuk kulit hewan  seperti sapi, kambing, kerbau bahkan kuda adalah perpaduan yang khas dan eksotik pada furnitur gaya minimalis,sedangkan pada kulit sintetis perlu diperhatikan bahan penyusunnya agar tidak mempengaruhi keawetan produk furnitur

Pada tambahan kaca sendiri biasanya sangat cocok diterapkan pada konsep sunsight atau stainless pada ruangan sehingga ornamen kaca membuat suasana ruangan  semakin bersinar, sebenarnya tidak hanya itu saja, ornamnen kaca juga bisa dipilih pada model ruangan lainnya karena sifat kaca yang fit membuat kesan minimalis lebih eksis.

Selain dari beberapa bahan tambahan diatas, ada beberapa bahan lain salah satu nya hpl yang biasanya terbuat dari serat kayu menjadi lembaran solid seperti kayu, Hpl ini mudah dibentuk dan diwarnai sehingga mudah memadukannya dengan furnitur kayu jati sehingga akan menambah kesan dinamis pada furnitur anda, dan anda pun bisa mengcostume desain dari hpl yang anda inginkan

Dari beberapa kiat diatas , kita tidak perlu khawatir untuk menjadi jati sebagai furnitur minimalis yang dimpikan karena dengan adanya adopsi desain minimalis dan kedinamisan kayu jati saat dikombinasikan dengan bahan lain maka tidak diragukan lagi kualitas dari jati sebagai furnitur pilihan banyak konsumen.

By Firman Dwi Aditya

Pecangaan. Kabupaten Jepara

Tips Menerapkan Furniture Pada Ruangan Sederhana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top
Need Help? Chat with us